Plester dinding merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pembangunan karena berfungsi meratakan permukaan sekaligus melindungi dinding dari berbagai faktor yang dapat menyebabkan kerusakan. Namun, dalam praktiknya masih sering dijumpai masalah plester dinding menggelembung, baik pada bangunan baru maupun bangunan yang telah lama digunakan.
Kondisi ini tidak boleh diabaikan karena dapat menyebabkan plester mudah retak, mengelupas, bahkan terlepas dari permukaan bata. Penyebabnya pun beragam, mulai dari kelembapan dinding, teknik aplikasi yang kurang tepat, hingga penggunaan material yang kurang berkualitas.
Lalu, apa saja penyebab plester dinding menggelembung dan bagaimana cara mengatasinya?
Pada artikel ini, Anda akan mempelajari 7 penyebab plester dinding menggelembung dan cara mengatasinya agar hasil plester lebih kuat, rata, dan tahan lama.
Mengapa Plester Dinding Bisa Menggelembung?
Plester dinding menggelembung terjadi ketika lapisan plester kehilangan daya rekat terhadap permukaan bata atau terdapat tekanan dari dalam dinding akibat kelembapan maupun udara yang terperangkap. Akibatnya, permukaan plester tampak menonjol dan berisiko mengalami kerusakan lebih lanjut apabila tidak segera diperbaiki.
Dengan mengetahui penyebabnya, Anda dapat melakukan pencegahan sejak awal sehingga kualitas plester tetap terjaga.
1. Dinding Mengandung Kelembapan Berlebih
Kelembapan yang berasal dari rembesan air, kebocoran pipa, atau naiknya air dari bawah dinding dapat mendorong lapisan plester hingga menggelembung.
Cara mengatasinya:
- Periksa sumber kebocoran terlebih dahulu.
- Pastikan dinding benar-benar kering sebelum diplester kembali.
- Gunakan sistem waterproofing apabila diperlukan.
2. Permukaan Bata Tidak Dibersihkan
Debu, pasir, atau sisa adukan pada permukaan bata dapat mengurangi daya rekat plester sehingga terbentuk rongga udara yang memicu gelembung.
Cara mengatasinya:
- Bersihkan permukaan bata sebelum aplikasi.
- Hilangkan debu menggunakan sikat atau blower.
- Pastikan tidak ada kotoran yang menempel.
3. Bata Terlalu Basah atau Terlalu Kering
Kondisi bata yang tidak sesuai dapat mengganggu proses hidrasi semen sehingga daya rekat plester menjadi kurang optimal.
Cara mengatasinya:
- Basahi bata secukupnya sebelum diplester.
- Hindari permukaan yang masih tergenang air.
- Pastikan kondisi bata hanya lembap.
4. Campuran Plester Tidak Sesuai
Takaran air yang terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat menyebabkan kualitas plester menurun dan meningkatkan risiko plester dinding menggelembung.
Cara mengatasinya:
- Gunakan air sesuai petunjuk pada kemasan.
- Aduk hingga campuran homogen.
- Jangan menambahkan air setelah adukan mulai mengeras.
5. Ketebalan Plester Terlalu Berlebihan
Lapisan plester yang terlalu tebal dalam satu kali aplikasi akan menghasilkan penyusutan yang lebih besar sehingga mudah menggelembung atau retak.
Cara mengatasinya:
- Terapkan ketebalan sesuai rekomendasi.
- Lakukan aplikasi secara bertahap jika diperlukan.
- Ratakan plester menggunakan alat yang sesuai.
6. Proses Pengeringan Terlalu Cepat
Paparan sinar matahari langsung atau angin kencang dapat mempercepat penguapan air sehingga proses hidrasi tidak berlangsung sempurna.
Akibatnya, daya rekat plester menurun dan permukaan lebih mudah menggelembung.
Cara mengatasinya:
- Hindari aplikasi saat cuaca terlalu panas.
- Lakukan curing untuk menjaga kelembapan plester.
- Gunakan pelindung apabila diperlukan.
7. Menggunakan Plester Dinding Berkualitas Rendah
Material plester dengan kualitas yang kurang baik umumnya memiliki daya rekat lebih rendah dan komposisi yang tidak konsisten sehingga lebih mudah mengalami kerusakan.
Cara mengatasinya:
- Gunakan plester dinding berkualitas dari produsen terpercaya.
- Pastikan produk masih dalam masa simpan.
- Simpan material di tempat yang kering sebelum digunakan.
Dampak Plester Dinding Menggelembung
Apabila tidak segera diperbaiki, plester dinding menggelembung dapat menyebabkan beberapa masalah berikut.
- Plester mudah retak.
- Permukaan dinding tidak rata.
- Acian sulit menempel dengan sempurna.
- Cat mudah mengelupas.
- Daya tahan dinding menurun.
- Biaya perbaikan menjadi lebih besar.
Tips Mencegah Plester Dinding Menggelembung
Agar hasil plester lebih kuat dan tahan lama, lakukan beberapa langkah berikut.
- Bersihkan permukaan bata sebelum aplikasi.
- Basahi bata secukupnya.
- Gunakan air sesuai takaran.
- Terapkan ketebalan plester sesuai rekomendasi.
- Lakukan curing setelah aplikasi.
- Hindari pekerjaan saat cuaca ekstrem.
- Gunakan plester dinding berkualitas.
Gunakan K-PL Plester Dinding dari Kley Mortar
Untuk memperoleh hasil plester yang kuat dan tidak mudah menggelembung, gunakan K-PL Plester Dinding dari Kley Mortar. Produk ini diformulasikan menggunakan bahan baku berkualitas sehingga memiliki daya rekat tinggi, mudah diaplikasikan, serta menghasilkan permukaan plester yang rata, kuat, dan tahan lama.
Selain menyediakan produk berkualitas, Kley Mortar juga menghadirkan berbagai artikel edukatif mengenai mortar instan, plester dinding, acian, perekat bata ringan, dan perekat keramik melalui website resminya.
Lengkapi Kebutuhan Material Bangunan Anda
Selain memilih plester dinding berkualitas, pastikan seluruh material bangunan yang digunakan juga memenuhi standar.
Untuk kebutuhan mortar instan berkualitas, kunjungi Jual Mortar
Apabila membutuhkan hebel atau bata ringan terpercaya, kunjungi Jual Hebel
Sedangkan untuk berbagai kebutuhan material bangunan, seperti semen, pasir, besi, keramik, dan perlengkapan konstruksi lainnya, kunjungi Bahan Material
Dengan menggunakan material berkualitas dan menerapkan teknik aplikasi yang benar, hasil plester dinding akan lebih kuat, rapi, dan memiliki umur pakai yang panjang.
Kesimpulan
Plester dinding menggelembung dapat disebabkan oleh kelembapan berlebih, permukaan bata yang kotor, kondisi bata yang tidak sesuai, campuran plester yang kurang tepat, ketebalan plester berlebihan, proses pengeringan yang terlalu cepat, hingga penggunaan material berkualitas rendah.
Dengan memahami penyebab tersebut dan menggunakan K-PL Plester Dinding dari Kley Mortar, Anda dapat menghasilkan lapisan plester yang memiliki daya rekat tinggi, tidak mudah menggelembung, serta lebih awet untuk jangka panjang.
FAQ
Mengapa plester dinding menggelembung?
Plester dinding menggelembung biasanya disebabkan oleh kelembapan pada dinding, permukaan yang kotor, campuran plester yang tidak sesuai, atau penggunaan material berkualitas rendah.
Apakah plester yang menggelembung harus dibongkar?
Ya. Bagian plester yang sudah menggelembung sebaiknya dibongkar hingga mencapai permukaan yang masih kuat, kemudian diaplikasikan kembali menggunakan plester yang baru.
Bagaimana cara mencegah plester dinding menggelembung?
Bersihkan permukaan bata, gunakan campuran sesuai petunjuk, lakukan curing, hindari aplikasi saat cuaca ekstrem, dan gunakan plester berkualitas.
Apakah cuaca memengaruhi kualitas plester?
Ya. Cuaca yang terlalu panas atau hujan dapat mengganggu proses hidrasi sehingga meningkatkan risiko plester menggelembung dan retak.
Mengapa memilih K-PL Plester Dinding dari Kley Mortar?
K-PL Plester Dinding diformulasikan dengan bahan baku berkualitas, memiliki daya rekat tinggi, mudah diaplikasikan, dan membantu menghasilkan permukaan plester yang kuat, rata, serta tahan lama.


